AKTIVIS LSM, MINTA COPOT KEPALA BEA CUKAI BATAM
Batam,GejolakNews– Pristiwa Tragedi Pemukulan terhadap 15 orang mahasiswa yang tergabung dalam organisasi mahasiswa, Gerakan mahasiswa Nasional indonesia ( GMNI) Kepri, tanggal 1/4-2024, lalu di-Depan Gerbang Kantor Bea Cukai Batam terus menjadi sorotan Aktivis Lsm, tokoh masyarakat kota Batam.
Thomas AE, Ketua Lsm Gerakan Berantas Korupsi ( GEBUKI) Kota Batam, minta Kepala Bea Cukai Batam bertanggung jawab atas tragedi Premanisme, Pemukulan yang terjadi terhadap anak-anak Mahasiswa di-depan Gerbang kantor Bea Cukai Batam, disampaikannya melalui sambungan WhatsApp, Hp- selulernya kepada GejolakNews.com pada Senin tanggal 8/4-2024.

Aksi demo masiswa GMNI di-Depan Kantor Bea Cukai Batam
Informasi yang saya dengar aksi demo mahasiswa tersebut resmi ada izin dari pihak kepolisian, anehnya kok bisa adek- adek mahasiswa mendapatkan Perlakuan seperti itu,
Semacam sudah disekenariokan sengaja debentur antara mahasiswa dengan Pelaku Premanisme oleh pihak Bea cukai Batam.” Ujarnya.
Dijelaskan Thomas AE, kuat dugaan kami, Bea Cukai Batam, sengaja membenturkan Aksi demo yang dilakukan oleh mahasiswa dibenturkan dengan Premanisme.
Dalam hal ini saya menilai bahwa Kepala Bea Cukai Batam, tidak
Mengerti dengan tugas dan topopsi Kerjanya.
Ditambahkan Thomas ES, seharusnya pihak Bea Cukai, mengucapkan terimakasih Kepada Paramahasiswa tersebut, yang telah memberi informasi ada barang-barang ilegal, rokok ilegal beradar Tampa sepengetahuan Bea cukai.
Bukan malah membenturkan dengan pihak premanisme gitu.” Jelasnya.
Dalam hal kita minta Pihak kepolisian usut tuntas tidakan Premanisme tersebut sampai tuntas, negara kita Negara hukum bukan Negara Bar- Bar.” Sebut Thomas AE.
Selain itu, Thomas AE, juga menyoroti burutnya kenerja Bea Cukai Batam,
Terkait banyaknya peredaran Barang ilegal dikota Batam, diantara sebagai mana temuan mahasiswa diatas Rokok ilegal, dan maraknya Peredaran Balpres, iPhone, minuman keras, di-kota Batam yang luput dari Pantauan Bea Cukai Batam.
Maka dari itu, saya minta kepada Dirjen Bea Cukai, Menteri Keuangan Sri Muliani agar mencopot Kepala Bea Cukai Batam, agar kebocoran keuangan negara ini tidak terus-menurus berlanjut.” Pintanya.
Sementara itu, di-edisi sebelumnya, GejolakNews.com, telah melakukan komfirmasi kepada Kepala Bea Cukai Batam,Rizal terkait pristiwa tregedi pemukulan mmahasiswa diatas, melalui Humasnya, Mujiono dikantor Bea dan Cukai Batam, Rabu tanggal 3/4-2024.
terkait dugaan Bea dan Cukai yang disebut telah memakai jasa Premanisme Pemukulan terhadap pelaku aksi demo mahasiswa didepan Gerbang Kantor Bae dan Cukai Batam, Mujiono membantah keras.
Kami tidak tau ada tragedi Pemukulan dikantor Bea dan Cukai, bahkan kami tahunya, setelah adanya Pemberitaan Viral dimedia sosial ( Medsos).
Dan kami pihak Bea dan Cukai tidak pernah menyuruh orang itu melakukan aksi pemukulan, dan kami juga tidak kenal dengan orang yang melakukan Pemukulan terhadap mahasiswa tersebut.” Bantahnya.
Mujiono mengakui bahwa sebelumnya ada pemberitahuan demo dari para mahasiswa tersebut, kepada Bea dan Cukai, namun setelah ditunggu- tunggu tidak terlihat ada aksi demo masiswa waktu itu. kami pikir mahasiswa itu, tidak jadi melakukan aksi demo.
nah menyinggung adanya tragedi Pemukulan terhadap aksi demo mahasiswa tersebut, justru kami tahunya melalui Pemberitaan media sosial ( Medsos).”sebut Mujiono Mengulangi ucapannya. (Red)














