Mesteri Jamur Beracun di Australia,Menewaskan Tiga Orang Mulai Terkuat

banner 468x60

Melbourne,GejolakNews – Misteri di balik kasus jamur mematikan yang menggegerkan Australia setelah menewaskan tiga orang mulai terkuak. Koki amatir yang menjadi tersangka dalam kasus ini mengakui secara tidak sengaja memasukkan jamur beracun ke dalam hidangan beef Wellington yang dikonsumsi oleh para korban tewas.

Seperti dilansir AFP, Senin (14/8/2023), satu korban lainnya yang berprofesi sebagai seorang pendeta dilaporkan masih kritis dan berjuang untuk hidupnya di rumah sakit setempat. Kasus ini memicu desas-desus yang beredar di tengah masyarakat yang erat di area pedesaan Australia.

banner 336x280

Kepolisian setempat meyakini hidangan itu terkontaminasi oleh jamur beracun jenis ‘death cap’, yang tumbuh secara bebas di area kaki bukit yang mengelilingi Lengoatha — sebuah kota kecil yang berjarak sekitar dua jam perjalanan di sebelah tenggara Melbourne.
Hidangan itu dimasak oleh Erin Patterson, seorang editor buletin komunitas yang juga menantu dari dua korban tewas di antaranya. Patterson telah ditetapkan sebagai tersangka karena dia tampak sehat meski empat tamunya yang mengonsumsi hidangan buatannya jatuh sakit parah, hingga berujung tiga kematian.

Dua orang lainnya, Ian Wilkinson yang seorang pendeta baptis dan istrinya Heather, juga hadir dalam acara makan siang bersama itu.

Penyelidikan yang dilakukan telah memicu spekulasi intens, dengan polisi berupaya memisahkan hidangan yang dimasak dengan ceroboh dan dugaan tindak kejahatan dalam kasus ini.
Patterson, dalam pernyataan yang dirilis untuk media lokal Australia, menekankan dirinya tanpa sadar membawa jamur dari toko bahan makanan Asia dan insiden keracunan yang terjadi itu tidak disengaja.

“Saya sekarang sangat terpukul memikirkan bahwa jamur ini mungkin telah menyebabkan penyakit yang diderita oleh orang-orang yang saya cintai,” ucapnya dalam pernyataan itu.

Usai mengonsumsi hidangan yang dimasak Patterson, Don dan Gail mulai mengalami gejala keracunan makanan dan kondisi keduanya memburuk dengan cepat. Keduanya mencari bantuan dokter di rumah sakit setempat, namun Gail dan Heather, istri Ian, meninggal pada Jumat (4/8) dan Don meninggal pada Sabtu (5/8).

Sementara Ian yang berusia 70 tahun masih bertahan hidup dalam kondisi kritis namun stabil di rumah sakit setempat.(nvc/ita)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *