Batam,GejolakNews- Pemerintah kota Batam/ BP Batam yang di Pimpin, Amsakar& Li Claudia, di nilai tutup mata terhadap banyaknya kegiatan Cut Anfill Pemotangan, Penimbunan lahan yang di duga secara ilegal,
sebagai mana di ketahui diseluruh pelosok kota Batam tak jarang di temukan kegiatan Proyek Cut Anfill yang di duga ilegal.
hal ini di sampaikan Aktivis peduli lingkungan Abdul Rajak, Ketua Lembaga Saudaya masyarakat, Dewan Peduli Masyarakat Propinsi Kepeluan Riau( DPMPKR) di Batam Centre Rabu Tanggal 11/3/2026 kepada Media,www.gejolaknews.com.
Abdul Rajak mengatakan, kegiatan proyek Cut And fill gampang di temukan di kota Batam, di antaranya, mulai dari Kecamatan Nongsa, teluk mata ikan kelurahan sambau, dan samping Perumahan Emirates Residence) berlokasi di kawasan Tiban, Kecamatan Sekupang,
Kecamatan Batu Aji, samping SPBU, depan TPU sai Temiang.
banyak lagi Tanjung Piayu sebagainya.” di katakan Abdul Rajak.
Selain itu, akibat dari kegiatan tersebut, sangat mengganggu papulasi udara dan sewaktu -waktu bisa mengganggu pernapasan masyarakat Batam yang melewati kawasan kegiatan tersebut, apalagi saya melihat Dam’truk pambawa tanah hasil pemotongan bukit tidak di tutup, sehingga tanah berserakan di jalan raya.
“anehnya aparat instansi terkait, Polisi, Dinas DLH, Dinas perhubungan Batam, terkesan Tutup mata dengan hal itu.
seharusnya dalam hal ini Walikota Batam/ BP Batam, Amsakar Achmad, sebagai pemimpin tertinggi kota Batam Peka dengan dengan lingkungan dan kesehatan warganya.” ujarnya.
Lebih lanjut Abdul Rajak, mengatakan, minta kepada pihak terkait, Pemerintah kota Batam/ BP Batam dan Polresta Barelang, Dinas Perhubungan, Dinas DLH kota Batam agar menindak tegas oknum- oknum yang tidak Peduli lingkungan, yang bisa mengganggu kesehatan manusia.
Selain itu, akibat pemotongan bukit yang terus- menerus di kota Batam, juga rawan banjir dan longsor, di kala hujan datang dan debu di kala musim panas.”Paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas DLH Batam, Dohar Mengalondo yang di konfirmasi terkait peristiwa di atas, melalui Chat WhatsApp, Hp-selulernya, tak ada jawabannya dan Redaksi media ini, mencoba menghubungi melalui Contak WhatsApp, Hp- selulernya, juga tidak di angkat, sampai berita ini naik tayang tidak ada balasannya.
Setali mata uang, Walikota Batam/ BP Batam, Amsakar Achmad, yang di konfirmasi terkait peristiwa di atas, melalui Chat WhatsApp, Hp – selulernya juga tidak ada jawabannya. (Red)


















