Batam, GejolakNews– Pada Tahun Anggaran 2024. SMAN 1 Batam mendapatkan penyaluran dana BOS dari Kementerian Pendidikan sebesar Rp. 3.595.485.563 miliar rupiah.
Dana tersebut terbagi dalam dua kali pencairan, Tahap I senilai Rp. 1.821.870.000 miliar dan Tahap II senilai Rp. 1.773.615.563 miliar rupiah.

Sumber menyebutkan, Dari rincian penggunaan anggaran dana BOS tahap I, SMA Negeri 1 Batam menelan biaya pelaksanaan kegiatan pembelajaran dan bermain senilai Rp. 40.145.500 juta dan Tahap II senilai Rp. 356.920.000 juta rupiah.
Jika ditotalkan dalam setahun, sekolah tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp. 397.065.500 juta rupiah
Kemudian kata sumber, biaya untuk Pemeliharaan sarana dan prasarana dalam tahap I senilai Rp. 121.371.000 juta, dan Tahap II senilai Rp. 980.904.000 juta rupiah.
Berarti dalam setahun SMA Negeri 1 Batam menelan biaya untuk kegiatan pemeliharaan sarana sebesar Rp. 1.102.275.000 miliar rupiah.” sebut sumber.
di tambahkan sumber, Tidak hanya kegiatan itu saja yang menelan anggaran biaya dana BOS yang begitu besar di SMA Negeri 1 Batam, Ternyata kegiatan pengembangan perpustakaan dan/atau layanan pojok baca juga sangat dahsyat sebesar Rp. 498.798.000 dalam setahun.
Lebih parahnya lagi, Pembiayaan dalam kegiatan Pengembangan profesi pendidik dan tenaga kependidikan selama satu tahun cukup menghabiskan anggaran dana BOS sebesar Rp. 156.537.500 juta rupiah serta biaya Langganan daya dan jasa sebesar Rp. 263.256.709 juta rupiah.
Luarbiasa, Pembiayaan untuk kegiatan Pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah di tahun 2023 sungguh luar, sangat fantastis, senilai Rp. 1.651.619.104 miliar rupiah dan Penerimaan peserta didik baru tahun 2023 juga luar biasa anggarannya hingga menelan dana sebesar Rp. 86.802.500 juta rupiah.
kita menduga sebut sumber hal ini sangat rawan dikorupsi,
kita minta penegak hukum di Kota Batam, kejaksaan Negri Batam untuk memeriksa kepala sekolah” CS” agar penyaluran anggaran dana BOS pada sekolah SMA Negeri 1 Batam tahun 2023 dan Tahun 2024. tepat sasaran, terlepas dari penyelewengan.”dikatakan sumber.
sementara itu Kepala sekolah SMAN 1. Batam yang di konfirmasi melalui Chat WhatsApp Hp- seluler terkait perihal di atas sampai berita ini naik belum ada jawabannya.(Red)


















