Batam, GejolakNews – Eduard Kamaleng, S.H., M.H., resmi maju dan mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum Paguyuban Persatuan Keluarga Nusa Tenggara Timur (PKNTT) Kota Batam.
Kepastian Eduard Kamaleng mengikuti kontestasi pemilihan Ketua Umum PKNTT tersebut ditandai dengan pendaftaran dirinya pada Minggu, 6 September 2026, sekitar pukul 23.00 WIB.
Eduard Kamaleng diterima langsung oleh Panitia Pelaksana Musyawarah Besar (Mubes) PKNTT, Abdullah Yusuf bersama jajaran panitia.
Pendaftaran tersebut dilakukan setelah Eduard Kamaleng memenuhi persyaratan administrasi, termasuk dukungan minimal dari tiga pemilik suara peserta pemilihan, sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Kedatangan Eduard Kamaleng ke Sekretariat PKNTT untuk mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Umum didampingi ratusan pendukung. Mereka terdiri dari berbagai tokoh paguyuban dan masyarakat asal Nusa Tenggara Timur yang tergabung dalam PKNTT Kota Batam.
Tokoh masyarakat PKNTT sekaligus mantan Sekretaris Umum PKNTT, Faisal Olah, yang juga merupakan bagian dari tim pemenangan Eduard Kamaleng, dalam sambutannya di hadapan panitia pelaksana Mubes meminta agar panitia dapat melaksanakan seluruh tahapan Mubes dengan sebaik-baiknya.
Menurut Faisal, kontestasi pemilihan Ketua Umum PKNTT bukan semata-mata persoalan menang atau kalah, melainkan bagaimana seluruh proses demokrasi dalam organisasi dapat dilaksanakan secara baik, jujur, dan menjunjung tinggi prinsip fair play.
“Dalam kontestasi pemilihan ketua ini bukan hanya tentang menang dan kalah. Kami berharap panitia pelaksana dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya dan menjunjung tinggi fair play,” pintanya.
Sementara itu, di tempat yang sama, Ketua Panitia Pelaksana Mubes PKNTT, Abdullah Yusuf, mengatakan bahwa pihaknya menerima pendaftaran Eduard Kamaleng sebagai salah satu calon Ketua Umum PKNTT Kota Batam.
Menurut Abdullah Yusuf, pencalonan tersebut merupakan hak seluruh warga PKNTT yang berada di Kota Batam, sepanjang memenuhi persyaratan sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi serta ketentuan panitia pelaksana.
“Kami selaku panitia tentu akan melaksanakan tugas dengan baik sampai terpilihnya ketua yang baru. Berkas pencalonan yang diserahkan malam ini akan kami verifikasi. Apabila masih terdapat kekurangan sebelum Mubes dilaksanakan, tentu akan kami sampaikan kepada calon,” ujarnya.
Abdullah Yusuf juga menyampaikan bahwa pendaftaran Eduard Kamaleng merupakan pendaftaran terakhir karena batas waktu pencalonan ditutup pada Minggu malam.
Dengan demikian, terdapat tiga calon yang akan mengikuti kontestasi dalam Mubes ke-VII PKNTT Kota Batam yang dijadwalkan berlangsung pada 12 September 2026.
Ketiga calon tersebut adalah:
1. Eduard Kamaleng, S.H., M.H.
2. Dominggus Roslinus Rega Woge.
3. Agung Teibang.
“Dengan ditutupnya pendaftaran malam ini, terdapat tiga calon yang akan mengikuti pemilihan Ketua Umum dalam Mubes ke-VII PKNTT Kota Batam,” tutup Abdullah Yusuf.
Dalam kesempatan yang sama, Eduard Kamaleng, usai menyerahkan berkas administrasi persyaratan pencalonannya kepada panitia, menyampaikan terima kasih kepada panitia pelaksana yang telah menerima pendaftarannya dengan baik.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim pendukung yang dengan antusias mendampinginya dan mengantarkan dirinya ke Sekretariat PKNTT untuk melakukan pendaftaran.
Eduard Kamaleng mengatakan, keikutsertaannya dalam pencalonan Ketua Umum PKNTT Kota Batam merupakan bentuk kesiapan dirinya untuk mengabdikan diri kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur yang berada di Kota Batam.
Apabila diberikan amanah untuk memimpin PKNTT Kota Batam, ia berkomitmen untuk memperjuangkan dan melindungi kepentingan seluruh warga PKNTT yang jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar 35 ribu orang di Kota Batam.
“Jika saya diberikan amanah untuk memimpin masyarakat PKNTT Kota Batam, saya ingin melindungi dan memperjuangkan seluruh warga PKNTT dari berbagai persoalan dan problem yang dihadapinya.”sebut Eduard Kamaleng. (Red)

















