Batam,GejolakNews-Ditengah- tengah hiruk pikuknya kota Batam Sebagai kota Besar kota industri Bandar Dunia Madani
Akan tetapi di dibalik itu kita sangat miris dan perihatin melihat kondisi Dunia Pendidikan, di kota Batam,Bandar Dunia Madani masih ada bangunan sekolah alakadarnya dan bocor WC rusak.
Meja Redaksi Media, www.gejolaknews.com, menerima kiriman foto- foto ada bangunan sekolah yang rusak parah, sekolah SDN 009. Sekupang pada Sabtu Tanggal 25/10/2025.

Firdaus warga Sekupang mengatakan, bahwa, ada dua unit WC di sekolah SDN 009, tidak bisa di Fungsikan lagi, kondisinya rusak parah. menurut keterangan Guru sekolah WC tersebut dibangun ketika pembangunan sekolah ini pertama kali, yaitu tahun 2003.
terkait kerusakan WC itu, Pihak sekolah telah berusaha untuk membiayai perbaikannya, tetapi dana yang dikeluarkan lumayan besar, sementara kami hanya mendapatkan dana Bos dengan jumlah siswa 39 orang, di sampaikan Firdaus warga setempat mengulang, ungkapan Guru.

di tambahkannya, Jadi anak- anak jika akan ke MCK adalah memakai Toilet yang ada di rumah Dinas sekolah , rumah bekas PKBM , dengan mengambil Air dari sumur warga.”jelasnya.
Sementara itu di katakan Firdaus, akses air bersih pernah dibuatkan sumur bor oleh Kepala Dinas Pendidikan yang lalu yaitu Bapak H.Tri Rubianto, tetapi airnya hanya kadang kadang keluar dan kadang tidak.
“Kami setiap hari memompa Air, kalau baru hujan deras betul baru ada Airnya, tetapi ketika hari panas, air tidak keluar sama sekali. Yang ada hanya lumpur air tanah.” Papar Guru di sampaikan Firdaus lagi.
Selain itu, akses listrik tidak ada sama sekali. Makanya ketika kami mengerjakan tugas tugas kedinasan, jika labtop habis baterai, maka kami tidak bisa bekerja menggunakan labtop lagi. Kami mengerjakan tugas tugas kedinasan di rumah masing- masing.” Keluh Guru.
masih Firdaus, dalam hal ini, saya menilai terkait kerusakan bangunan sekolah SDN 009, Sekupang Batam itu, kurang Pedulinya Pemerintah kota terhadap dunia Pendidikan,
saya rasa kota Batam, tidak kurang anggaran, dengan APBD pertahunnya mencapai Rp 4 Triliun, Dua puluh persennya untuk pendidikan, maka dari itu kita minta kepada Walikota Batam Amsakar, agar peduli dangan Dunia Pendidikan, jangan sampai ada lagi sekolah yang rusak dan tidak ada listriknya.” Firdaus( Red)












