Perkenalkan Diri Kapolda Kepri, Irjen Pol. Sehendri Ajak Masyarakat Aktifkan Kembali Poskamling, Waspadai Narkoba dan Judi Online

banner 468x60

Batam, GejolakNews.-Selesai Sholat Jum’at, Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Kapolda Kepri) Irjen.Pol Suhendri.S.H.,S.I.K.,MPSDM, memperkenalkan diri kepada Jemaah, Sohlat Jum’at, sebagai Kapolda Kepri yang Baru, di mesjid Agung Batam Centre Tanggal 17/10/2026.

Beliau, mengajak masyarakat Kota Batam dan seluruh wilayah Kepulauan Riau untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), mengaktifkan kembali pos keamanan lingkungan (poskamling), serta meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya narkoba, perjudian daring atau judi online, dan penyebaran berita bohong (hoaks).

banner 336x280

Dalam pidatonya, Kapolda Kepri menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban merupakan fondasi penting bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, baik dalam kehidupan sosial, keagamaan, maupun kegiatan ekonomi.

Ia menyampaikan keyakinannya bahwa masyarakat Kepulauan Riau, khususnya Batam, merupakan masyarakat yang memiliki toleransi tinggi dan dapat bekerja sama dengan kepolisian serta instansi terkait dalam menjaga situasi keamanan agar tetap aman, tertib, kondusif, dan damai.

Menurutnya, polisi berasal dari masyarakat dan tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan wilayah.
“Keamanan itu merupakan kunci dasar bagi kita semua untuk melaksanakan kegiatan sehari-hari. Karena itu, mari kita bersama-sama menjaga situasi keamanan agar tetap aman, tertib, kondusif, dan damai,” demikian inti pesan yang disampaikannya.

Ajak Masyarakat Hidupkan Kembali Poskamling
Salah satu perhatian Kapolda Kepri adalah menurunnya aktivitas ronda malam dan poskamling di sejumlah lingkungan masyarakat.

Ia mengajak masyarakat untuk kembali menghidupkan budaya ronda malam dan mengaktifkan poskamling secara swadaya di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk tindak kriminalitas dan gangguan ketertiban lingkungan.

Kapolda menilai, keterlibatan masyarakat dapat membantu kepolisian dalam mendeteksi dan mencegah gangguan keamanan sejak dini.

Ia juga mengingatkan bahwa kepolisian akan menghadapi keterbatasan apabila harus menangani seluruh persoalan keamanan tanpa dukungan masyarakat.
Karena itu, sinergi antara warga, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan kepolisian dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

Ingatkan Bahaya Narkoba dan Judi Online
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kepri juga mengingatkan masyarakat agar melindungi anak-anak, keponakan, dan anggota keluarga dari bahaya penyalahgunaan narkotika serta perjudian online.

Ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi pergaulan dan aktivitas anak, termasuk penggunaan perangkat digital dan akses terhadap berbagai platform di internet.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam penyalahgunaan narkoba maupun perjudian online dapat menimbulkan persoalan serius bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sosial.

Oleh sebab itu, ia mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan, membangun komunikasi dengan anak, serta memberikan pemahaman mengenai dampak dan risiko dari perilaku tersebut.

Upaya pencegahan, menurutnya, perlu dilakukan bersama-sama agar generasi muda tidak terjerumus ke dalam aktivitas yang dapat merusak masa depan mereka.

Masyarakat Diminta Bijak Bermedia Sosial
Kapolda Kepri selanjutnya mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi informasi membuat suatu peristiwa dapat dengan cepat diketahui masyarakat di berbagai daerah, bahkan dalam waktu singkat setelah kejadian berlangsung.

Kondisi tersebut memberikan manfaat dalam penyebaran informasi, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak negatif apabila media sosial digunakan untuk menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, provokasi, maupun informasi yang memecah belah masyarakat.
Ia meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, apalagi langsung menyebarkannya tanpa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak terprovokasi oleh konten yang sengaja dibuat untuk mengadu domba antarkelompok, termasuk antara sesama umat beragama maupun antara pemeluk agama yang berbeda.

Menurutnya, penggunaan media sosial harus disertai tanggung jawab agar teknologi komunikasi dapat memberikan manfaat bagi kehidupan bermasyarakat.

Tekankan Pentingnya Kerukunan Umat Beragama
Selain persoalan keamanan dan penggunaan media sosial, Kapolda Kepri turut menyampaikan pesan mengenai pentingnya menjaga kerukunan umat beragama.

Ia mengajak masyarakat untuk terus memelihara toleransi, saling menghormati, serta memberikan ruang kepada setiap pemeluk agama untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinannya.

Pesan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat Kepulauan Riau yang memiliki keberagaman latar belakang agama dan sosial.

Ia menegaskan bahwa sikap saling menghormati perlu terus dipelihara agar perbedaan tidak menjadi sumber pertentangan di tengah masyarakat.

Layanan Polisi 110 untuk Pengaduan Masyarakat
Pada bagian akhir pidatonya, Kapolda Kepri mengingatkan masyarakat mengenai layanan kepolisian melalui nomor telepon 110.

Ia meminta warga agar tidak ragu menghubungi layanan tersebut apabila mengalami atau mengetahui suatu peristiwa yang membutuhkan penanganan kepolisian, termasuk dugaan tindak pidana dan gangguan keamanan lainnya.

Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat dapat memberikan informasi kepada kepolisian agar suatu kejadian dapat segera ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku.

Dalam pidatonya, ia turut menyampaikan nomor telepon pribadi yang disebutnya masih digunakan sejak bertugas sebagai Kapolres hingga menjabat Kapolda. Ia mempersilakan masyarakat menghubunginya apabila layanan 110 mengalami kendala.

Namun, masyarakat tetap diimbau untuk menyampaikan informasi secara akurat, benar, dan dapat dipertanggungjawabkan, bukan informasi bohong atau kabar yang bertujuan mengadu domba.

Keamanan Tanggung Jawab Bersama
Kapolda Kepri berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Batam serta wilayah Kepulauan Riau.

Menurutnya, kepolisian dan masyarakat harus saling mendukung agar berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah dan ditangani dengan baik.

Pengaktifan kembali poskamling, pengawasan keluarga terhadap bahaya narkoba dan judi online, penggunaan media sosial secara bijak, serta pemeliharaan kerukunan umat beragama menjadi beberapa pesan penting yang disampaikannya.

Ia berharap kerja sama antara kepolisian dan masyarakat dapat terus diperkuat sehingga kehidupan sosial, kegiatan ekonomi, dan aktivitas keagamaan dapat berlangsung dalam suasana yang aman, tertib, dan damai.” Tutupnya, mengakhiri pidato beliau. (Taherman)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed