Bengkulu,GejolakNews– Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan pada hari ini mengunjungi Provinsi Bengkulu. Dia akan menghabiskan waktunya seharian di Kota Pembuangan Presiden Ri Pertama Sukarno pada masa penjajahan itu. Ini merupakan rangkaian safari di Sumatera yang dilakukannya setelah kemarin berkunjung ke Kota Medan.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jaringan Nasional (Jarnas) Sanak Anies Baswedan (ABW) Provinsi Bengkulu Epita Darnela menyatakan hal itu kepada KBA News, Rabu, 6 Desember 2023.
“Anies Baswedan dan rombongan mendarat di Bandara Fatmawati Soekarno pada 08.00. Istrahat sejenak dan langsung meluncur ke Pasar Minggu, sebuah pasar tradisional, untuk berdialog dengan pedagang dan pembeli di pasar itu.”
Selama di kota itu, Anies Baswedan didampingi oleh Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Bengkulu Sujono yang juga adalah Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) provinsi itu. Dikatakan oleh Epita, sekitar 500 orang relawan menyambut Anies Baswedan di Bandara Fatmawati. Ini merupakan penyambutan cukup luar biasa di sebuah kota kecil seperti Bengkulu walaupun merupakan ibukota provinsi.
Dari Pasar Minggu, rombongan berkunjung ke Universitas Prof Dr Hazairin (Unihaz) yang merupakan universitas tertua di kota itu. Anies Baswedan akan menjelaskan Visi dan Misi AMIN (Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar) kepada para intelektual dan cendikiawan Civitas Akademika Unihaz.
“Jadi kedatangan Pak Anies Baswedan ke Bengkulu tidak sekadar kampanye tetapi ada nuansa akademisnya.”
Selanjutnya, disambung dengan salat zuhur di Masjid Agung At-Taqwa, mesjid terbesar di kota itu. Usai dari masjid, rombongan menuju rumah makan Raso-raso untuk santap siang.
“Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah adalah teman Anies Baswedan sewaktu sesama gubernur. Kita tidak tahu apakah beliau ikut menyambut karena pak gubernur adalah kader partai yang tidak mengusung Anies Baswedan di Pilpres 2024.”
Temu warga
Epita melanjutkan seusai itu, Anies Baswedan mengadakan temu warga dan relawan di Gelanggang Olahraga (GOR) Sawah Lebar.
“Gedung berkapasitas sekitar 3.000 orang itu dipekirakan akan dipenuhi massa untuk mendengarkan orasi dan janji kampanye Anies Baswedan. Harus diakui rakyat Bengkulu banyak yang mendukung Anies Baswedan karena program-program Anies Baswedan dinilai lebih logis dan meyakinkan,” kata wanita pengusaha hasil laut itu.
Menutup acaranya di Bumi Rafflesia itu, Anies Baswedan akan beinteraksi dan berdialog dengan kalangan nelayan yang berlokasi di Kampung Nelayan Pantai Kuali. Akan hadir para pengusaha ikan dan nelayan, baik modern maupun tradional. Anies Baswedan akan mendengar masukan dari mereka dalam rangka memperbaiki kehidupan kaum nelayan jika dia terpilih menjadi presiden.
“Sayang waktu Pak Anies terbatas cuma sehari sehingga tidak bisa berkunjung ke daerah lain. Di provinsi ada petani penggarap di Rejang Lebong dan petani berpindah-pindah di Lebong, ada juga petani kebun teh di Kepahyang yang semuanya memerlukan bantuan dan penanganan. Semoga lain waktu Pak Anies bisa datang ke sana,” tukas Epita. (kba).












