Menkum Ham Diminta “Tindak Tegas”Prilaku Pungli Oknum Imigrasi Pelabuhan Batam Centre

banner 468x60

Diduga Oknum Imigrasi Pelabuhan Ferry Batam Centre terlibat sendikat Perdagangan Orang.

Batam, Gejolak News– isu- isu dugaan Pungli di-imigrasi Pelabuhan Ferry Batam Centre, sepertinya Bukan hanya isu- isu belaka.

banner 336x280

Andre Pria 30 tahun, hampir saja menjadi Korban Perdagangan Orang,
kejadian tersebut, terjadi Pada hari saptu tanggal 18/12- 2022.lalu.
Diceritakan Andri bahwa dia bakal diberangkatkan Ke- Negara Kamboja sekitar jam 5 wib, Pagi menjelang subuh Melalui Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre.

Andre akan dijadikan Calon PMI ilegal yang hendak diberangkatkan Ke- Negara Kamboja, namum belum sempat diberangkatkan, keburu ditangkap oleh Kepolisian KP3.” Disampaikan Andre kepada Gejolak News jum’at tanggal 30/12- 2022.

Lembih lanjut Andre mengatakan dirinya nyaris menjadi korban Perdagangan Orang tersebut.
Beruntung Polisi KP3 keburu mengamankan Pelakunya, sehingga kami tidak jadi diberangkatkan.” Ujarnya.

Andri mengatakan, sebelum diberangkatkan kami dibriping dulu disebuah Hotel dibilangan Batu Aji, oleh mafia Pelaku yang sekarang sudah diamankan Polsek Pengamanan Pelabuhan.”ungkapnya.

Masih Andre, Keberangkatan dirinya Ke- Negara Kamboja, mengunakan Paspor Pelancong, dimana setiap Calon PMI, yang akan diberangkatkan dikenakan Biaya Rp 2 juta.oleh Imigrasi.
Namun apa hendak dikata nasip apes bagi cukong Mafia Sendikat Perdagangan orang tersebut keburu ketangkap, KP3.” Jelasnya.

Sementara itu sumber lain mengatakan, di- Pelabuhan Ferry internasional Batam Centre,
Bahwa Imigrasi klas 1 A. Batam, telah Memperketat, jadwak keberangkatkan bagi warga Negara indonesia, Non Warga Batam untuk Berpergian keluar Negri, melalui Pelabuhan Ferry internasional Batam Centre.

Bagi warga yang Bukan Penduduk Batam, yang tidak memiliki KTP Batam tidak diperbolehkan berangkat, keluar Negri terutama tujuan Negara Malesiya sebut sumber.

Namum anehnya dikatakan sumber ada juga yang berangkat, asalkan menyelipkan uang dalam Paspor yang hendak distempel Cap imigrasi itu sebesar Rp 1. 800.000.

Alarm indonesia, Melalui Panglima Melayu Alarm indonesia Abdul Rajak, mengatakan kalo memang benar informasi ini, sangat disayangkan adanya dugaan Pungli yang berhembus di- imigrasi, Pelabuhan Ferry internasional Batam Centre tersebut.
kuat dugaan sendikat Perdagangan Orang ini, telah terjadi secara stematis
Cukong dan Imigrasi seakan telah berkalaborasi sama mafia Perdagangan orang.” Ungkapnya.
Dan kita minta Kepada Menkumham, agar turun ke- Batam untuk menindak Prilaku jelek Oknum- oknum, Petugas Imigrasi Batam.
yang bisa merusak citra imegrasi itu sendiri.” Tegas.

Sementara itu, Pihak Imigrasi Klas 1.A.
Batam yang dikomfirmasi Gejolak News.com, dikantornya di- Batam Centre Pada Jum’at tanggal 30/12-2022.
Salah seorang Petugas yang berjaga dikantor imigrasi Batam, mengatakan, bahwa semua Petinggi- Petinggi Pegawai Imigrasi, yang berkopenten untuk menjawab komfirmasi Bapak ( Humas) belum masuk, tunggu saja Pak ia menyarakan Gejolak News.com,
Hampir tiga jam lamanya menunggu Humas Imigrasi yang dimaksut tak kunjung menampakan Batang hidungnya.
Gejolak News.com kembali menanyakan kepada Petugas yang berjaga, terkait keberadaan humas imigrasi tersebut.beliau mengatakan bapak belum masuk pak katanya, coba bapak hubungi, Pak Ganda/ Pak Tessa, melalui Hp- selulernya biasanya wartawan kalo mau menghadap kontek dulu.” Sarannya.

Gejolak News.com mencoba menghubungi melalui sambungan WhatsApp Hp seluler, Ganda humas Imigrasi walaupun terlihat Online, namum beliau, tidak mengangkatnya.
Chat WhatsApp yang dikirimkan juga tidak belas.
Begitu juga dengan Tessa yang dikomfirmasi melalui Chat WhatsApp Hp- selulerbya,juga tidak dijawabnya. sampai berita ini diturun belum ada basannya.(man)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *