Tim Formatur usulkan 5 Orang Calon Ketua DPC PPP Kabupaten Natuna
Natuna,GejolakNews– Musyawarah Cabang (Muscab) Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Natuna tahun 2026. menghasilkan satu nama calon Ketua DPC yang akan diusulkan ke DPP PPP.
Keputusan itu diambil melalui mekanisme Tim formatur yang terdiri dari lima orang perwakilan berjenjang.
Sebagai mana di ketahui, Muscab itu berlangsung di Kantor Sekretariat DPC PPP Kabupaten Natuna, Jalan Imam Hasanuddin, Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, pada Senin (27/04/2026).
Setelah menetapkan komposisi Tim formatur sebanyak lima orang dengan Struktur: 1 orang dari DPP PPP, 1 orang dari DPW PPP Kepri, 1 orang dari DPC PPP Natuna, dan 2 orang dari unsur PAC PPP Se-Kabupaten Natuna.
Ketua panitia Muscab, Erwan Haryadi menjelaskan, mekanisme tim formatur dipilih untuk menjaga proses pemilihan tetap demokratis sekaligus sesuai dengan AD/ART PPP. “Tim formatur diberi mandat penuh untuk bermusyawarah dan mengusulkan satu nama calon Ketua DPC PPP Natuna periode 2026-2031 kepada DPP PPP. Ini sesuai ketentuan organisasi,” kata .Setelah melalui pembahasan, tim formatur menyepakati satu nama untuk direkomendasikan ke DPP PPP, Erwan Haryadi.
Ketua Dewan Pimpina Wilayah(DPW PPP) Kepri, Muhammad Padhli menegaskan, proses Muscab di Natuna berjalan tertib dan sesuai mekanisme partai. Ia menyebut penggunaan tim formatur merupakan cara efektif untuk meredam dinamika internal dan menghasilkan kepemimpinan yang disepakati bersama.”Kami mengapresiasi kader PPP Natuna yang menjaga kondusivitas Muscab,’’kata Erwan.
Ia menegaskan bahwa formatur yang telah terbentuk memiliki peran strategis dalam menentukan arah dan kekuatan kepengurusan ke depan.
“Kami dari DPW berpesan dengan sepenuh hati kepada tim formatur agar dapat menyusun kepengurusan DPC yang diisi oleh figur-figur yang kompeten, memiliki dedikasi, serta mampu membawa PPP semakin maju dan bersaing dengan partai-partai lain, khususnya dalam meningkatkan perolehan kursi di Kabupaten Natuna,” ujarnya.
Lebih lanjut, angota DPRD `Kota Batam ini menjelaskan bahwa dalam waktu dekat terdapat sejumlah program prioritas yang harus segera direalisasikan, di antaranya adalah penyempurnaan struktur kepengurusan DPC serta pembentukan kepengurusan di tingkat kecamatan melalui Musyawarah Ranting Cabang (Musran-cab).
“Dalam tiga bulan ke depan, seluruh Musran-cab di kecamatan-kecamatan harus sudah terbentuk. Ini penting sebagai langkah awal dalam memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke akar rumput, sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tahapan verifikasi faktual Pemilu mendatang,” tambahnya.
Fadli, mengajak seluruh kader, simpatisan, dan pengurus PPP untuk bersatu padu, menyatukan energi dan potensi yang dimiliki guna memperkuat eksistensi partai di tengah masyarakat.
“Kami berharap seluruh keluarga besar PPP dapat bersinergi, merangkul masyarakat luas, dan mengajak mereka untuk bergabung bersama PPP agar partai ini dapat berkiprah lebih baik di Kabupaten Natuna,” ungkapnya.
Kepada masyarakat Natuna secara umum, ia menegaskan bahwa PPP merupakan salah satu partai politik tertua di Indonesia yang memiliki sejarah panjang sebagai wadah perjuangan umat, khususnya yang berakar dari nilai-nilai keulamaan.
“PPP adalah warisan para ulama. Kami berharap dengan kepengurusan yang baru nanti, masyarakat hingga ke pelosok pulau dapat kembali mengingat dan bersama-sama menghidupkan semangat perjuangan ini.
Mari bergabung bersama PPP untuk melanjutkan amanah para pendiri, agar nilai-nilai keislaman dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi bangsa,” tutupnya.
Dengan terselenggaranya Muscab ini, diharapkan PPP Kabupaten Natuna dapat semakin solid, terorganisir, dan siap menghadapi dinamika politik ke depan dengan lebih percaya diri dan terarah
Agenda Muscab lainnya meliputi penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya serta penyusunan program kerja lima tahun ke depan. Hasil Muscab akan segera dilaporkan ke DPW PPP Kepri untuk disahkan.
Dengan kepemimpinan baru ini, PPP Natuna menargetkan peningkatan perolehan kursi di DPRD Natuna pada Pemilu 2029 serta memperkuat posisi partai sebagai kekuatan politik yang berbasis nilai keumatan di wilayah terluar Indonesia.(Darlis)














