Prof Reda Minta Satlinmas dan BPD Perkuat Soliditas, Soroti Tata Kelola Desa dan Kesejahteraan Linmas

Berita, Nasional287 Views
banner 468x60

Jakarta ,Gejolaknews— Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung RI sekaligus Ketua Dewan Pengawas DPP Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas), Prof. Reda Manthovani pada Sabtu (3/10/2026) di Jakarta meminta jajaran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memperkuat soliditas dalam menjalankan tugas serta pengabdian kepada masyarakat. Penguatan koordinasi dan tanggung jawab organisasi dinilai penting untuk mendukung ketertiban lingkungan, mengawal tata kelola pemerintahan desa, serta memastikan program pembangunan berjalan sesuai tujuan.

Pesan tersebut juga telah disampaikan Reda dalam rangkaian kegiatan Kemah Bhakti Satya Linmas, pengukuhan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Aslinmas Kota Bandar Lampung dan DPC Aslinmas se-Provinsi Lampung, serta DPC Abpednas Kota Bandar Lampung yang berlangsung pada Kamis (24/9/2026). Dalam kegiatan itu, Reda menekankan bahwa pengurus yang baru dikukuhkan harus mampu menjalankan peran organisasi secara nyata, tidak sekadar memenuhi tanggung jawab administratif.

banner 336x280

Menurut Reda, pengurus di tingkat cabang memiliki tanggung jawab untuk membangun kekompakan sekaligus mengoordinasikan penyelesaian berbagai persoalan yang muncul di wilayah kerja masing-masing. Soliditas organisasi menjadi salah satu kunci agar keberadaan Satlinmas dan unsur kelembagaan desa dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Untuk bisa solid dalam mengurus masalah-masalah di lingkungannya. Karena mereka kan sudah jadi pengurus DPC, berarti bertanggung jawab di lingkungannya masing-masing,” kata Reda.

Reda juga menegaskan pentingnya peran Abpednas dalam mengawal tata kelola pemerintahan desa, khususnya pengelolaan keuangan dan pelaksanaan program pembangunan. Menurut dia, kekompakan organisasi diperlukan agar fungsi pengawasan dan pendampingan di tingkat desa dapat berjalan secara optimal serta mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang bertanggung jawab.

“Abpednas juga sama. Jadi mereka ini supaya solid untuk bisa menjaga tata kelola keuangan desa dan program-program yang ada di desa,” ujarnya.

Selain penguatan organisasi, Reda mengungkapkan bahwa tata kelola sampah menjadi salah satu program jangka pendek yang tengah disiapkan. Dukungan berupa kendaraan telah disiapkan untuk menunjang pelaksanaan program tersebut, sehingga diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat.

“Jangka pendek itu yang tadi kan sudah disiapkan mobil, salah satunya untuk tata kelola sampah,” kata dia.

Program pengelolaan sampah tersebut diharapkan tidak berhenti pada penyediaan sarana dan prasarana. Keterlibatan aktif organisasi, pemerintah daerah, dan masyarakat juga diperlukan untuk membangun kebiasaan memilah sampah serta menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Abpednas, Aditya Yusma, mengatakan kehadiran jajaran pengurus pusat di daerah merupakan bagian dari upaya memperkuat semangat pengabdian anggota Satlinmas. Ia mengingatkan bahwa setiap anggota Linmas perlu mempertahankan jiwa patriotisme dan menjalankan peran sebagai pelindung masyarakat di lingkungan masing-masing.

“Yang pertama Linmas harus tetap berjiwa patriot. Makanya Aslinmas itu Patriot Pelindung Masyarakat,” kata Aditya.

Di samping penguatan semangat pengabdian, Aditya menyoroti persoalan insentif Satlinmas yang dinilai masih memerlukan perhatian pemerintah daerah. Menurut dia, besaran insentif yang diterima anggota Linmas berbeda-beda di sejumlah wilayah, bahkan terdapat anggota yang belum memperoleh insentif atas pengabdian mereka.

Kondisi tersebut, lanjut Aditya, perlu menjadi perhatian pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota agar kesejahteraan anggota Satlinmas tidak terabaikan. Sebagai unsur yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, anggota Linmas memiliki peran penting dalam mendukung ketertiban, keamanan lingkungan, dan berbagai kegiatan kemasyarakatan.

“Harapan kami hadir ke provinsi, kota, kabupaten itu agar pemerintah kota, kabupaten, provinsi sadar dan peduli memperhatikan nasib para Satlinmas ini, pejuang, patriot pelindung masyarakat,” ujarnya.

Aditya menjelaskan bahwa Aslinmas dan Abpednas memiliki peran strategis karena bersinggungan langsung dengan kehidupan masyarakat serta penyelenggaraan pemerintahan desa. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, terdapat dua agenda utama yang menjadi perhatian bersama, yakni gerakan pemilahan sampah oleh masyarakat dan penguatan pembangunan yang dimulai dari tingkat desa.

Gerakan pemilahan sampah diarahkan untuk mendukung program Presiden Prabowo Subianto bertajuk Indonesia Asri. Melalui keterlibatan organisasi dan masyarakat, upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mendorong pengelolaan sampah yang lebih tertata.

Agenda berikutnya adalah mendukung Asta Cita keenam Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pembangunan dari bawah dengan desa sebagai salah satu titik penting pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. Dalam konteks ini, penguatan peran BPD dan organisasi yang berhubungan langsung dengan masyarakat diharapkan dapat membantu mengawal pelaksanaan program pembangunan agar sesuai dengan kebutuhan warga.

“Tujuannya cuma dua. Yang pertama, gerakan pemilahan sampah oleh masyarakat mendukung program Presiden ‘Indonesia Asri’. Yang kedua, Asta Cita nomor 6 Presiden Prabowo mengenai bagaimana membangun dari bawah, dari desa untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan,” kata Aditya.

Melalui penguatan soliditas Satlinmas, Aslinmas, dan Abpednas, sinergi antarlembaga diharapkan semakin berkembang dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Perhatian terhadap tata kelola desa, pengelolaan sampah, dan kesejahteraan anggota Linmas menjadi bagian penting dari upaya membangun lingkungan yang tertib, bersih, serta mendukung pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa.

(laporan M. Fadhli)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *