Batam, Gejolak News– ditengah- tengah megahnya Pembangunan Batam, tersimpan Duka yang Amat dalam dihati Warga Batam, asal belakang Padang kelurahan Tanjung sari, Propinsi kepulaun Riau.
Rony Arffanizarr Bersama Neneknya yang menderita Penyakit lumpuh, hal ini disampaikannya kepada Gejolak News.com, kamis tanggal 8/12-2022.
Lanjutnya, menerangkan kepada Gejolak News, saya dan nenek berdua lumpuh. sama2 tidak bisa berjalan dan berdiri.
Diceritakannya, kami tinggal berdua sama nenek di satu rumah. Lanjut warga Belakang Padang Batam, Propinsi Kepulau Riau itu, sembari mengeluhkan janji Pemerintah yang belum terealisasikan, yang mana akan melakukan perbaikan tempat tinggalnya.
Padahal sudah di kordinasikan oleh Pihak Kemensos RI kepada Bapak Camat sebulumnya.”terangnya.
janji Pemerintah sebelun,;bulan Agustus kemarin, Namun sampai saat ini belum diselesaikan.” Ujarnya.
Ini sebenarnya tanggung jawabnya Pak camat disini, yang telah menyampaikan langsung kepada saya tentang bantuan itu.” sebutnya lagi.
Bahkan Camat pernah mengucapkan mau memperbaiki Pintu Rumah tempat tinggal kami yang sudah jebol dan rusak. Parah” Dijelaskan Rony Arffanizarr.
lebih lanjut, Rony menyampaikan saya dan nenek berdua menderita sakit lumpuh, sama2 tidak bisa berjalan dan berdiri.” Katanya.
Harapan saya, Semoga dengan adanya pernyataannya di-media ini, walikota dan Camat, Lurah setempat, mau menggerakkan hatinya, menepati kata2nya dan janji- janjinya kepada kami yang disampaikannya kemarin.” Timpalnya.
Mudah- mudahan, bila terbaca penyampaian ini oleh Pejabat Pemerintahan yang terkait, segera mau menindak lanjuti bantuan yang telah dijanjikan untuk saya tersebut.” Terimakasih. BISMILLAH ALLAHU AKBAR.” Ucapnya menutup Pembicaraannya.
Sementara itu,Aliansi Rakyat Menggugat (Alarm) Indnesia Prihatin melihat kondisi yang diderita Rony Arffanizarr bersama neneknya, ditengah- tengah Pemerintah kota Batam, gencar-gencar membangun Infrastruktur yang begitu mewah, namum abai dengan Penderitaan Rakyatnya.
Apalagi kondisinya fisk beliau itu lumpuh alias tidak bisa berjalan, dan seharus Pemerintah kota Batam Peka terhadap Penderitaan rakyatnya, yang membutuhkan uluran tanggan dari Pemerintah, demikian disampaikan Abdul Rajak Panglima melayu Alarm indonesia kepada Gejolak News kamis tanggal 8/12-22.
Sementara itu Camat dan Lurah setempat, terkait hal diatas sampai berita ini tayang belum berhasil dihubungi.(Man)












