Batam,GejolakNews– Ririn Warga Tiban Hoseng Sekupang Batam, Mulai harap- harap cemas memikirkan nasip anaknya, di Penerimaan peserta didik Baru ( PPBD) tahun 2024, yang sudah mendatar secara reguler/ Online,
Nomornya Pendaftarannya,tidak muncul lagi sebagai calon Peserta didik baru, disekolah SMAN 1.Sekupang Batam.
Ririn saat dijumpai GejolakNews.com,
disekolah SMAN 1, Senin tanggal 1/7-2024. Mengatakan bahwa dirinya akan terus berjuang agar anaknya bisa diterima sebagai siswa murid baru disekolah tersebut.
Dikatakan Ririn, apapun alasan dari sekolah untuk tidak menerima anak saya disekolah SMAN 1.rasanya tidak bisa diterima, karena kalau cerita rayon/ jonasi anak saya memenuhi sarat, dibandingkan ke-SMAN 4. Tiban Kampung yang jarak sangat jauh daritempak kami, ketimbang jarak tempuh dari SMAN 1.Tiban Hosing.” Jelasnya.
Kalau sistim nilai anak saya juga tidak jelek sekali nilai rata-ratanya 92.
Kalau itu yang menjadi alasan dari pihak sekolah.”Ujar Ririn.
Hal yang serupa juga diungkapkan Warga Sekupang lainnya,
Dena, warga Perumahan, Akasia garden, yang mana anaknya, lulusan,
Dari MTs Iskandar Muda ,di belakang kemenag sekupang.Nuri nafisha dengan nilai rata-rata Nilai 89.
Mereka mengatakan penerimaan Peserta didik Baru di SMAN 1.
Terkesan Diskriminasi
Terhadap Warga setempat,
Kami sebagai, Warga menduga Disebabkan karena banyaknya titipan oknumm pejabat,
“Sehingga kami yang betul- betul tinggal diwilayah Sekupang Batam terabaikan.” Jelasnya.
Selaku Warga kami tentu berharap agar tidak ada kecurigaan dari kami, terhadap permainan sekolah dalam PPDB ini, buka selebar- lebarnya.
Calon siswa yang sudah ditetapkan sebagai siswa di tahun 2024, yang dibuka saja.” Pintanya.
Lebih lanjut ia mengatakan,
Kenapa kita minta pihak sekolah agar transfaran dalam PPDB, biar kita tau juga, apakah sistim, jonasi/ dan nilai dari sekolah itu sudah sesuwai dengan Praktek dan fakta dilapangan.” Sebutnya.
Tambahnya lagi, Sistim PPDB yang dibuat sekolah itu,
Apakah sudah sesuwai dengan Sistim nilai dan Jonasi yang diterapkan sekolah.
Kami Pengen tau.
Buka dong datanya.
Kata warga Sekupang itu saat dijumpai GejolakNews.com, Senin di SMAN 1. Itu.
Kepala Sekolah SMAN 1. Batam, Bahtiar M.Pd, belum berhasil dikomfirmasi, sawaktu GejolakNews-com, kesekolahnya, Senin tanggal 1/7-2024, ruangan kantornya terlihat kosong melompong, Gejolaknews.com, komfirmasi terhadap salatu yang mengaku sebagai guru disekolah itu, mengatakan Bapak Kepsek belum datang dari Pagi.” Jawabnya singkat.
Sementara itu, Kadisdik Propinsi Kepri, Andi Agung yang dikomfirmasi GejolakNews.com, terkait Prihal diatas , mengatakan tidak ada diskriminasi dalam PPDB, semua sudah berjalan sesuwai dengan peraturan yang ada.
Bapak kan wartawan silahkan kontrol laporkan ke kami kalau ada pelanggaran.” Jawabnya singkat. (Red)












